Anak Sering Rewel Ketika Memakai Popok? Bisa Jadi Karena Ruam Popok Bayi! 

Orang tua pasti menginginkan terbaik untuk anaknya, terutama untuk segi kesehatan. Berbagai hal pun rela dilakukan orang tua agar anaknya bisa selalu sehat, bahkan semenjak anaknya bayi. Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan orang tua ketika anaknya bayi adalah dengan memakaikan popok. 

Kehadiran popok memang memudahkan orang tua karena tidak perlu mengganti celana anak sewaktu-waktu. Namun, popok juga bisa menyebabkan anak terserang ruam alias iritasi. Apa yang sebenarnya menyebabkan ruam popok? Untuk lebih lengkapnya, yuk simak penjelasan tentang ruam popok berikut: 

Ditandai dengan warna merah di kulit bayi 

Sejatinya untuk mengenali ruam popok bayi pun cukup mudah karena iritasi ini ditandai dengan warna kulit bayi yang berubah ke warna merah. Perlu diketahui jika ruam bisa terjadi di mana saja, misalnya saja di bagian kelamin, pantat, ataupun lipatan paha.  

Popok kotor yang tidak segera diganti 

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan ruam popok bayi pada buah hati? Meskipun ruam bisa disebabkan oleh banyak faktor, namun sebagian besar masalah satu ini berasal dari popok kotor yang tidak segera diganti. Kotoran bayi baik berupa urine ataupun tinja yang lama menempel di bagian pantat bayi pun akan menyebabkan iritasi dan rasa gatal yang tak tertahankan pada anak.  

Popok yang terlalu ketat 

Bukan hanya disebabkan kotoran yang ada di dalam popok, ruam popok ini juga bisa disebabkan karena ukuran popok yang kurang pas. Popok yang terlalu sempit ataupun ketat akan menyebabkan bagian sensitif bayi selalu lembab dan tidak mendapatkan udara bersih. Oleh sebab itulah sebaiknya kamu memastikan betul ukuran popok tidak terlalu ketat supaya ada ruang untuk bernafas.  

Sensitif terhadap produk baru 

Penyebab lainnya ruam adalah karena buah hati tidak cocok dengan produk yang digunakan. Beberapa produk yang dimaksud misalnya saja ada lotion, bedak, bahkan bisa jadi karena sabun ataupun pelembut pakaian. Jangan lupa untuk memperhatikan adakah reaksi alergi atau tidak dari anak setelah mengganti produknya ya! 

Ruam popok bayi tidak berbahaya 

Lalu apakah ruam popok bayi berbahaya? Meskipun permasalahan ini tidak akan mengancam keselamatan jiwa bayi, bukan berarti kamu bisa menganggapnya remeh lho! Apabila buah hati mengalami ruam popok, maka ini tandanya kamu perlu segera mengganti popok dengan ukuran yang lebih pas. Jangan lupa untuk rutin mengecek kondisi popok bayi supaya yakin jika popok memang masih dalam keadaan bersih dan layak pakai.  

Lama kelamaan bisa membengkak 

Ketika ruam popok bayi tidak segera ditangani, tentunya permasalahan ini pun akan menjadi semakin parah. Lama kelamaan ruam bisa menyebabkan tubuh buah hati membengkak dan jadi panas. Ketika ruam sudah parah atau sudah lebih dari 2 hari, maka inilah saatnya kamu untuk membawa buah hati ke dokter sebelum keadaannya menjadi lebih parah lagi.  

Menjaga area popok lebih kering 

Selain mendapatkan obat dari dokter untuk mengatasi ruam popok bayi, perlu kamu ingat untuk terus menjaga daerah popok alias daerah sensitif anak tetap dalam keadaan kering. Daerah sensitif yang lembab lama kelamaan hanya akan menimbulkan ruam dan akan mengganggu aktivitas buah hati. Belum lagi kalau demam karena ruam popok yang parah, pasti kamu akan sedih melihatnya bukan? 

Nah pastinya sekarang sudah lebih paham tentang ruam popok bayi kan? Selalu jaga kondisi kesehatan buah hati dengan memperhatikan kondisinya setiap saat ya! 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *