Perhatikan Tips Memilih Earplug Bayi Yang Aman untuk Si Kecil 

Sebelum memahami tentang tips memilih earplug bayi yang aman, maka terlebih dahulu kamu harus tahu apa sih earplug itu? Berbeda dengan headset yang fungsinya untuk mendengarkan musik, maka earplug justru fungsinya agar tidak mendengar terlalu keras suara-suara yang ada di lingkungan sekitar. Pada bayi yang tingkat sensitifitasnya masih tinggi, earplug digunakan untuk membantu memaksimalkan kualitas tidur agar mereka tidak terbangun sebelum kebutuhan istirahatnya terpenuhi. Selain itu, saat di keramaian earplug juga akan membantu mereka agar tidak terganggu suara bising yang menyebabkan rewel. Karena fungsi dari alat ini memang sangat penting, berikut adalah beberapa tips memilih earplug bayi yang aman untuk si kecil. 

Jika Memilih Earplug Bahan Busa, Pastikan Bebas dari Pecah 

Earplug untuk bayi ada yang terbuat dari bahan busa atau spons. Ada kelebihan dari produk yang satu ini yaitu sangat lembut dan cocok untuk telinga bayi. Namun, harus diperhatikan bahwa kadang busa bisa pecah dan menjadi partikel-partikel kecil. Jika masuk ke dalam telinga bayi maka akan muncul masalah yang sangat fatal. Oleh sebab itu, pastikan untuk memilih bahan berkualitas tinggi yang tidak mudah pecah. Jadi, kemungkinan mengalami masalah tersebut dapat benar-benar ditekan.  

Pilih Bentuk yang Sesuai Dengan Anatomi Lubang Telinga 

Saat ini, sudah banyak ditawarkan earplug yang tidak hanya seperti sumbatan biasa dengan bentuk konvensional yang bulat lonjong. Namun, sekarang ada juga earplug yang dibuat sesuai dengan anatomi lubang telinga. Biasanya, earplug inni dibuat dari bahan silikon yang lebih lentur dan bisa dicetak. Untuk bayi, selama tidak ada masalah alergi atau lecet maka bisa menggunakan alat yang satu ini. Bahkan, berdasarkan penelitian tingkat isolasi suaranya lebih tinggi dibandingkan dengan busa yang masih memiliki pori-pori kecil di dalamnya.  

Pastikan Earplug Bisa Dicuci dan Disterilkan 

Telinga adalah salah satu bagian tubuh yang bisa menjadi sumber bakteri, karena di dalamnya ada kotoran telinga. Meskipun earplug tidak dimasukkan ke dalam lubang telinga, tetapi tentu kotorannya bisa menempel dan harus rutin dibersihkan. Oleh sebab itulah, kamu harus memastikan bahwa earplug yang akan dibeli bukan model sekali pakai, tetapi lebih ke model yang washable. Dengan demikian, kamu akan bisa mencucinya kembali sehingga tidak perlu repot membuang ketika sudah dipakai. Selain lebih hemat, pastinya lebih ramah lingkungan juga bukan? Selain dicuci, akan sangat baik jika earplug juga bisa disterilkan. Bisa menggunakan cairan anti bakteri atau menggunakan metode perebusan. Tinggal sesuaikan saja spesifikasi earplug dengan sistem pencuciannya sehingga lebih awet dan tahan lama.  

Jadi, bisa dikatakan memilih earplug untuk bayi itu susah-susah gampang ya? Namun, kamu tidak perlu khawatir karena saat ini teknologi dari earplug sudah semakin canggih. Jadi, kamu tidak akan bingung memilih mana produk berkualitas yang cocok untuk si kecil. Yang penting, pastikan si kecil sudah cocok dengan bahan baku dari earplug sendiri. Jangan sampai sebelum mencoba kamu sudah membelinya. Hal ini adalah keputusan yang kurang bijaksana karena pasti bisa terjadi kesalahan ketika kamu memilihkan untuk bayi yang masih rentan tanpa mencoba terlebih dulu. Tentunya, tips memilih earplug bayi yang aman untuk si kecil ini bisa kamu praktekkan dan bagikan juga pada sesama milenial parents yang selalu ingin mengupgrade wawasannya tentang anak-anak.  

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *