Sabun Bayi Cair Vs Padat: Inilah Plus Minus Masing-Masing Bayi

Sabun Bayi

Sudahkah kamu mempersiapkan sabun untuk menyambut kehadiran buah hati? Ibu, jangan lupa memilih sabun yang aman dan pas untuk bayi. Jangan sampai persiapan bayi hanya menyasar barang-barang artifisial, tapi melupakan esensinya. Sudah seyogyanya calon ibu lebih bijak membeli perlengkapan yang memang dibutuhkan. Selain menghemat pengeluaran, tentunya tak menumpuk barang terlalu berlebihan pula. Ibu pun tak akan menyesal, sebab beberapa barang tak terlalu dibutuhkan oleh para bayi. Untuk urusan sabun bayi sendiri, ada 2 macam yang beredar di pasaran, yaitu:

Kelebihan dan Kekurangan Sabun Bayi Cair

Formula sabun cair bisa dibilang jauh lebih kompleks dan nyaman di tubuh. Busa yang dihasilkan pun jauh lebih banyak dibandingkan sabun batangan. Tak cuma formulanya yang menyenangkan, wangi sabun cair dinilai jauh lebih tahan lama. Penggunaan sabun cair dirasa lebih higienis, pasalnya tak bersentuhan langsung dengan kulit buah hati. Saat menggunakannya, sabun cair harus dituang terlebih dahulu dari kemasan, sehingga meminimalisir kontak dengan benda asing. Inilah kenapa sabun bayi berbentuk cair lebih diminati. Sayangnya, beberapa bayi diketahui memiliki alergi berlebih terhadap kandungan sabun cair. Oleh sebab itu, ibu harus bijak dan teliti saat memilih dan membaca formulasi sabun. Sebelum membeli, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak yang menangani buah hati. Ketahui pula bahan apa saja yang memicu alergi pada kulit buah hati. Jika ibu sudah tahu, tentunya lebih mudah menemukan brand sabun yang sesuai. Bukan hanya memicu alergi dari kandungan pewangi dan pewarna, penggunaan sabun cair pun dirasa lebih boros. Di satu sisi, sabun ini memang memiliki banyak kelebihan. Sayangnya, di sisi lain punya kelemahan, yakni memicu alergi serta boros. Hal tersebut dikarenakan takaran penggunaan yang seringkali berlebihan.

Plus dan Minus Sabun Bayi Batangan

Tak ingin menggunakan sabun cair? Tenang, ibu punya pilihan lain buat buah hati. Sabun batangan jadi pilihan bagi bayi yang menderita alergi sekaligus menghemat pengeluaran. Di pasaran, harga sabun batangan jauh lebih ekonomis daripada sabun cair. Bentuk dan ukurannya yang solid memungkinkan sabun disimpan lebih mudah dan lama. Masa pakainya pun jauh lebih lama daripada sabun cair. Ibu tak perlu khawatir terlalu boros menggunakannya, sebab lebih mudah diatur. Cara pakai yang tepat bisa langsung dilihat dari penyebaran busa serta sabun ke seluruh area tubuh. Selama ibu menjangkau area tersembunyi tubuh, artinya penggunaan sabun telah sesuai. Dengan begini, tak ada lagi penggunaan yang salah atau kurang dari aturan umum. Dibalik kelebihan tersebut, sabun batangan ternyata tak begitu higienis untuk kulit bayi. Permukaan sabun bersentuhan langsung dengan kulit sekaligus area penyimpanan. Ini memungkinkan bakteri dan kotoran menempel dengan mudahnya. Sabun yang basah lebih rentan dihinggapi bakteri dan virus dari lingkungan sekitarnya. Untuk mencegah hal tersebut, ibu perlu benar-benar menjaga kebersihan area kamar mandi dan penyimpanan sabun bayi di rumah. Jangan sampai sabun terlalu mudah disentuh oleh tangan kotor ataupun bersentuhan dengan barang lainnya.

Jadi, ibu bisa mempertimbangkan plus dan minus dari sabun bayi yang ada. Kamu tentunya sangat perlu membaca lebih banyak informasi untuk memutuskan pilihan yang tepat. Kondisi kulit buah hati seyogyanya jadi pertimbangan utama untuk menentukan jenis sabun yang sesuai. Bagaimanapun, buah hati tetap fokus utama ibu saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *