Simak Cara Memilih Slow Cooker Baby Safe yang Tepat Berikut!

slow cooker baby safe

Bagi kamu yang memiliki seorang bayi, tentunya kamu akan disibukkan dengan berbagai kegiatan dalam merawat buah hati seharian. Saat bayi sudah mencapai usia 6 bulan, tentunya kesibukan kamu akan bertambah, karena kamu diharuskan untuk membuat MPASI buah hati. Agar kegiatan kamu menjadi lebih mudah dan tidak menguras tenaga, slow cooker Baby Safe bisa menjadi solusi untuk kamu dalam mengolah MPASI buah hati. Berhubung alat yang satu ini cukup mahal, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum membelinya. Jangan sampai menyesal karena salah pilih, ya! Berikut beberapa cara memilih slow cooker Baby Safe yang tepat dan bisa kamu coba! 

1. Pilih Ukuran Slow Cooker Sesuai Kebutuhan 

Ada beragam ukuran slow cooker yang tersedia di pasaran. Mulai dari 0.6 L hingga 6.5 L. Slow cooker dengan kapasitas 1-3 L diperkirakan cukup untuk 1-2 orang. Jika kamu membutuhkan slow cooker untuk memasak makanan untuk satu keluarga, sebaiknya kamu memilih slow cooker dengan kapasitas >5 L. Namun jika kamu hanya membutuhkannya untuk memasak MPASI, slow cooker dengan kapasitas dibawah 1 L dirasa sudah cukup agar masakan yang sudah dimasak tidak mubazir. Maka dari itu, pastikan kamu memilih ukuran slow cooker sesuai dengan kebutuhan kamu, ya! 

2. Pertimbangkan Daya Listrik  

Meski memudahkan dalam mengolah makanan, pastikan kamu memilih slow cooker dengan kapasitas listrik sesuai dengan kekuatan listrik di rumah kamu, ya. Mengingat slow cooker membutuhkan waktu memasak 2-5 jam untuk sekali pemakaian, pastinya ini dapat mempengaruhi tagihan listrik di rumah kamu. Beberapa slow cooker memiliki daya listrik yang tinggi saat pertama dinyalakan. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk memperhatikan daya listrik slow cooker yang akan kamu beli sesuai dengan daya listrik di rumah. 

3. Pilih Slow Cooker dengan Metode Pemanasan Merata 

Ada beberapa produk slow cooker yang hanya memiliki pemanas di bagian dasar panci saja. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap makanan yang kamu masak. Slow cooker yang tidak memiliki panas merata akan membuat masakan tidak matang secara menyeluruh karena panas yang diterima tidak ke seluruh bagian bahan. Maka dari itu, sebaiknya kamu membeli slow cooker yang memiliki pemanas pada bagian dinding panci juga. Dengan 2 letak pemanas tersebut, masakan kamu dapat matang dengan sempurna. 

4. Pilih Slow Cooker dengan Penutup Kaca 

Saat memasak MPASI untuk buah hati, kegiatan apa yang paling sering kamu lakukan? Pasti mengecek tingkat kematangannya, bukan? Rasa penasaran ini tentunya sering membuat kamu membuka dan menutup slow cooker terus menerus. Namun sayangnya, kebiasaan ini dapat membuat panas yang dihasilkan slow cooker tidak merata, sehingga MPASI menjadi lebih lama matang. Untuk mencegah hal tersebut terjadi pada kamu, pilihlah slow cooker yang memiliki tutup kaca. Jadi, kamu tidak perlu membuka dan menutup slow cooker berulang kali. 

5. Pertimbangkan Fitur yang Ditawarkan 

Slow cooker juga hadir dalam 2 jenis, yakni manual dan otomatis. Slow cooker manual, mengharuskan kamu untuk mematikannya sendiri. Sedangkan slow cooker otomatis, dilengkapi dengan fitur timer sehingga kamu dapat mengatur lama waktu memasak tanpa harus dimatikan secara manual. Selain itu, bagi kamu yang memiliki bayi, tentunya menginginkan perlengkapan yang higienis dan terbebas dari kuman. Maka dari itu, kamu harus rutin membersihkannya agar terhindar dari bakteri. Untuk itu, sebaiknya kamu membeli slow cooker yang dapat dipisahkan dari adaptor agar panci memasak tersebut mudah dicuci dan tetap terjaga kebersihannya. 

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih slow cooker Baby Safe yang tepat agar tidak menyesal dikemudian hari. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *