Tips Memilih Susu Bayi yang Tepat

tips memilih susu bayi

Kehadiran buah hati adalah suatu anugerah yang ditunggu oleh siapa saja, baik oleh pasangan yang baru saja menikah ataupun sudah memiliki anak sebelumnya. Orang tua pun pastinya akan berusaha memenuhi berbagai kebutuhan anaknya dengan baik, termasuk memberikan susu bayi.

Susu formula biasanya diberikan pada bayi yang bertumbuh atau mulai melepas ASI dari ibunya. Ketika memilih susu pun tentunya tidak boleh sembarangan mengingat daya tahan ataupun sistem pencernaan bayi yang belum sesempurna orang dewasa. Lalu bagaimana cara memilih susu  yang tepat? Berikut adalah tips memilih susu bayi yang aman untuk buah hati:

Mengutamakan susu sapi

Masa transisi antara bayi mengonsumsi ASI ke susu bayi pun perlu berhati-hati karena membutuhkan banyak penyesuaian. Sebaiknya kamu memilih susu sapi karena formulanya yang hampir sama dengan ASI. Selain itu, susu sapi juga memiliki kandungan yang aman dan meminimalisir resiko timbulnya alergi pada bayi.

Memilih susu kedelai

Meskipun masih banyak yang belum setuju jika susu kedelai aman untuk dikonsumsi bayi, susu kedelai juga bisa menjadi alternatif apabila bayi menunjukkan reaksi alergi ketika mengonsumsi susu sapi. Kandungan yang ada pada susu kedelai hampir sama dengan susu sapi dan mampu menggantikan posisi ASI. Sebaiknya kamu juga berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum membeli susu yang bisa didapatkan secara bebas.

Tidak usah memilih susu organik

Saat ini banyak orang yang memilih produk serba organik karena lebih terjamin kesehatannya, termasuk ketika memilih susu. Sejatinya kamu tidak perlu memilih susu organik untuk bayi karena sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan jika susu organik jauh lebih baik daripada susu lainnya. Alangkah lebih baik jika kamu menyisihkan uang untuk membeli susu organik bayi dengan kebutuhan lainnya.

Memperhatikan kandungan protein

Sama seperti memilih susu lainnya, kamu pun harus memperhatikan kandungan protein yang ada pada susu mengingat bayi membutuhkan asupan protein yang cukup banyak. Sebaiknya susu bayi pun mengandung protein whey dan kasein sekaligus sehingga manfaat yang didapatkan pun lebih banyak. Perlu diingat jika kandungan whey seharusnya lebih tinggi daripada protein kasein karena protein whey ini memiliki fungsi hampir sama dengan ASI.

Memilih susu yang rendah ataupun anti laktosa

Salah satu reaksi alergi yang bisa timbul ketika buah hati mulai mengonsumsi susu adalah karena kandungan laktosa di dalamnya. Tidak ada salahnya untuk memilih susu yang memang rendah akan kandungan laktosanya sehingga lebih aman untuk buah hati. Beberapa tanda jika buah hati alergi terhadap laktosa adalah sering buang angin ataupun muncul ruam.

Memilih susu yang memang sesuai usia

Meskipun kelihatannya sepele, kamu juga harus memilih susu yang memang sesuai dengan usia buah hati. Jangan sampai salah memilih susu bayi yang usianya kurang atau melebihi buah hati karena bisa menimbulkan reaksi negatif pada anak, seperti diare ataupun reaksi alergi lainnya. Tidak ada yang mau kan buah hati jatuh sakit hanya karena kurang teliti ketika memilih susu untuknya?

Pastinya sudah lebih jelas kan tentang apa saja yang harus diperhatikan ketika memilih susu? Mengganti ASI dengan susu bayi memang penting namun kamu juga perlu cerdas dalam memilihnya karena reaksi yang timbul antara satu bayi dan lainnya bisa berbeda-beda. Yuk penuhi kebutuhan yang terbaik untuk buah hati dan lakukan tips memilih susu bayi ini, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *