Cara Cepat Ganti Popok Bayi Kain

popok bayi kain

Popok adalah salah satu barang yang bisa dibilang tidak boleh terlepas dari keseharian buah hati. Kehadiran popok pun akan menguntungkan kamu karena tidak usah sewaktu-waktu harus mengurus buah hati ketika buang air. Berbagai jenis popok pun bisa didapatkan, salah satunya ada popok bayi kain yang sering digunakan untuk bayi berusia beberapa bulan sampai beranjak dewasa.

Meskipun kehadiran popok memang menguntungkan kamu, perlu diingat jika mengganti popok kain tidak boleh sembarangan. Jangan sampai kesalahan mengganti popok justru menyebabkan kulit buah hati mengalami iritasi dan membuatnya rewel seharian. Pastinya kamu tidak mau buah hati merasa tidak nyaman hanya karena kesalahan kecil seperti ini kan? Oleh sebab itulah kamu harus tahu cara mengganti popok bayi yang benar, yaitu sebagai berikut:

Cek kondisi popok secara berkala

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan orang tua ketika menggunakan popok kain pada anaknya adalah hanya mengecek popok ketika ada bau tidak sedap. Perlu kamu ketahui kalau kotoran anak tidak selamanya akan mengeluarkan bau yang tidak sedap, oleh sebab itulah kamu perlu rutin mengeceknya. Apabila kamu malas rutin mengecek popok, bisa jadi kulit anak yang jadi akibatnya seperti timbul ruam ataupun gatal yang hanya akan membuat anak tidak nyaman. kamu bisa mengecek kondisi popok baik sebelum maupun setelah menyusui.

Segera ganti popok basah

Meskipun kehadiran popok kain memang memudahkan kamu untuk tidak repot bolak-balik mengganti celana, bukan berarti popok yang sudah basah bisa dibiarkan begitu saja. Popok basah yang dibiarkan saja lama kelamaan akan menyebabkan kulit anak iritasi dan bisa menyebar ke bagian lainnya sehingga kuman pun akan mudah masuk ke badan anak. Anak yang baru lahir ataupun berusia beberapa bulan biasanya buang air sekitar 20 kali dalam sehari sehingga kamu perlu rutin mengecek kondisi popok, setidaknya setiap 2 atau 3 jam sekali.

Siapkan popok kering

Apabila popok kain memang basah, maka inilah saatnya untuk mengganti popok dengan yang baru. Tidak perlu terburu-buru dalam mengganti popok dan kamu harus menyiapkan popok bersih serta kain basah. Jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu sehingga bakteri yang ada di tangan kamu tidak menempel di kulit anak.

Letakkan bayi di tempat aman

Meskipun mengganti popok kain pertama kali akan terasa sulit, kamu tetap perlu meletakkan buah hati pada tempat yang aman. Misalnya saja kamu bisa melapisi meja bayi dengan selimut atau tikar terlebih dahulu sehingga anak pun akan merasa nyaman ketika diganti popoknya. Jangan sampai kamu meninggalkan bayi meskipun sedetik saja. Bayi yang lepas dari pengawasan pun bisa jatuh sewaktu-waktu dan bisa berdampak fatal pada tumbuh-kembangnya kelak. Oleh sebab itulah kamu perlu mempersiapkan berbagai peralatan dengan lengkap sebelum mengganti popok.

Membersihkan kotoran dari kulit anak

Ketika bayi sudah terlentang di mejanya, inilah saatnya kamu untuk membuka bagian perekat popok dan membersihkan kulit anak dari kotoran. kamu bisa menutupi bagian kelamin anak dengan kain bersih sehingga air kencingnya tidak membasahi kamu ataupun dirinya sendiri. Jangan lupa untuk membersihkan bagian pantat anak dengan tisu basah ataupun kapas basah agar bagian ini bisa benar-benar bersih dari kotoran.

Mengoleskan krim khusus

Langkah terakhir dalam mengganti popok adalah dengan mengoleskan krim khusus bayi yang diperlukan apabila timbul ruam pada kulit. Pastikan jika kamu sudah berkonsultasi mengenai hal ini dengan dokter sehingga penggunaannya tetap aman.

Sudah paham kan bagaimana cara mengganti popok bayi kain yang tepat? Jangan malas untuk mengganti popok kain sewaktu-waktu apabila memang sudah kotor ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *