Tips Merawat Ayunan Bayi Agar Tetap Awet 

Ayunan Bayi

Peralatan untuk bayi sangat banyak jenisnya. Ada produk yang harganya murah tetapi ada juga produk yang memiliki harga agak mahal. Produk yang memiliki harga cukup mahal biasanya dibeli dengan penuh pertimbangan karena tidak setiap waktu bisa dibeli. Begitu pun kalau kamu sudah memiliki produk yang cukup mahal itu. Sudah tentu kamu butuh untuk merawatnya supaya bisa awet dan tahan lama. Salah satu produk yang memiliki harga mahal adalah ayunan bayi atau sering disebut dengan baby bouncer. Untuk merawatnya, kamu perlu ikuti langkah berikut.  

1. Lepaskan Kerangka Ayunan Bayi 

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum merawat atau mencuci ayunan bayi adalah melepas seluruh bagian kerangka ayunan. Ayunan bayi ini terbuat dari bahan yang berbeda-beda mulai dari kain dan juga besi. Cara paling mudah adalah membersihkan ayunan bayi tradisional. Kalau kamu membersihkan ayunan bayi yang sudah modern, tinggal lepaskan saja bagian kainnya karena bagian kain adalah bagian yang perlu untuk dicuci. 

2. Rendam Bagian Kain Ayunan ke Dalam Deterjen 

Setelah dilepas dari kerangka, kamu perlu mencuci bagian kainnya. Moms bisa siapkan deterjen ramah lingkungan atau deterjen dengan kandungan kimia yang tidak berbahaya. Jenis deterjen seperti ini sangat dibutuhkan kalau ada anak kecil di rumah. Deterjen yang ramah lingkungan lebih aman untuk kulit bayi yang sensitif. Kamu bisa merendam bagian kain tersebut di dalam air yang sudah diberi deterjen selama kurang lebih 15 hingga 30  menit untuk agar kuman dan bakteri mati.  

3. Sikat Bagian Kain dengan Tepat 

Setelah direndam dengan waktu cukup, kamu bisa mulai untuk menyikat kain hingga bersih. Hal yang patut diperhatikan ketika menyikat adalah membersihkan dengan sikat khusus untuk baju yang biasanya disebut dengan laundry brush. Tujuannya adalah untuk menjaga kualitas dari kain ayunan tersebut. Sikat dengan tidak terlalu kasar di atas bagian yang kasar seperti alas khusus untuk laundry untuk hasil maksimal. Hindari untuk mencuci dengan mesin cuci karena banyak bahan lainnya yang bisa rusak ketika dicuci dengan mesin cuci. 

4. Keringkan Kain di Tempat yang Tepat 

Setelah menyikat, moms bisa berikan pemutih untuk membuat warna kain tetap terjaga. Kalau tidak memilikinya, langsung saja dijemur. Untuk menjemurnya, hindari tempat yang langsung berada di bawah sinar matahari karena bisa membuat bahan kain mudah aus. Bisa keringkan di bagian yang banyak angin dan terkena sinar matahari meskipun tidak langsung. 

5. Letakkan Bagian Kerangka di Luar Ruangan 

Selain kain, kalau kamu memiliki jenis ayunan manual, jangan lupa untuk meletakkannya di luar ruangan. Tujuan utamanya adalah agar kerangka yang berupa besi menjadi berkarat terutama bagian yang tertutupi kain. Kalau besi akan berkarat, bagian tersebut bisa dibersihkan dengan cara mengampelas. Tujuan utamanya adalah menghindari karat menyebar. Setelah itu, angin-anginkan dalam waktu beberapa menit di bagian yang banyak tertiup angin, ya. 

Kalau kain tidak bisa dilepas, kamu bisa sikat langsung noda kain di bagian ayunan dengan pembersih khusus dari ayunan. Waktu paling tepat untuk membersihkan ayunan adalah sekitar sebulan sekali atau ketika jamur mulai tumbuh. Dengan membersihkan secara rutin, ayunan tidak hanya kembali bersih tetapi juga lebih aman untuk digunakan karena sudah bebas dari kuman. Selain itu, produk pun akan semakin awet kalau dibersihkan dengan rutin, ya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *